Melihat Taktik Bunglon Shin Tae Yong yang Seperti Pisau Bermata Dua

default featured image
shin tae yong x480
source gambar : bolanusantara.com

 

Melihat kemenangan tim Indonesia atas Malaysia pada berita sepakbola Indonesia tentu rasanya tidak akan lengkap apabila kita tidak melihat adanya taktik bunglon yang diatur oleh pelatih Shin Tae Yong sehingga dapat memusingkan lawan, akan tetapi juga bisa membuat timnas Indonesia merasa kepusingan. Kemunculan taktik bunglon pada piala AFF 2020 ini ternyata dilakukan oleh Shin Tae Yong yang bertujuan untuk mengubah strategi saat timnas Indonesia bertemu dengan tim Malaysia ketika kedua tim tersebut berada pada laga pamungkas di Grup B piala AFF.

Sementara itu, pelatih yang berasal dari Korea Selatan tersebut juga memperlihatkan skema empat bek. Hal ini dilakukan setelah sebelumnya, ada penampilan dari kelima pemain yang dimunculkan di garis pertahanan. Penampilan tersebut diperlihatkan ketika timnas Indonesia duel melawan tim Vietnam. Di samping itu, terdapat juga perubahan komposisi pemain. Pasalnya, kali ini Shin Tae Yong juga berhasil untuk memainkan pemain cepat yang tidak lain ialah Ramai Rumakiek pada awal pertandingan timnas Indonesia melawan Malaysia.

Kehadiran taktik yang satu ini memperlihatkan adanya keinginan Shin Tae Yong agar skuat Garuda dapat tampil bermain dan menyerang tim pada saat berlaga di babak penyisihan grup B melawan timnas Malaysia. Tentu saja, hal ini bukanlah sesuatu yang salah karena adanya duel Indonesia vs Malaysia sendiri merupakan salah satu duel yang menentukan lolos atau tidaknya kedua tim tersebut ke babak semifinal.

Sebenarnya, tim Indonesia sendiri hanyalah membutuhkan hasil yang seimbang agar bisa masuk ke babak semifinal. Namun, sepertinya Shin Tae Yong tidak sekadar ingin mendapatkan hasil yang imbang. Ia juga tidak mau langsung mengambil risiko agar pemain Indonesia dapat bertahan saja. Kemudian, ia langsung melakukan pemasangan formasi untuk menyerang.

Maka dari itu, tidak heran apabila kita melihat adanya permainan menyerang dari timnas Indonesia. Namun, ternyata permainan menyerang ini justru sempat menjadi hal yang mengkhawatirkan karena justru pada awal pertandingan, timnas Indonesia harus rela kebobolan gol dari tim Malaysia. Gol tersebut dicetak oleh pemain Malaysia yang bernama Kogileswaran Raj.

Meskipun pada awalnya timnas Indonesia sempat kebobolan, namun semangat juang pada anggota timnas Indonesia tidaklah langsung padam begitu saja. Justru, mereka berusaha sekuat tenaga agar bisa kembali menyeimbangkan skor. Hal ini kemudian terbukti melalui gol yang berhasil dicetak oleh Irfan Jaya pada menit ke-36 dan menit ke-43. Ternyata, bukan hanya Irfan Jaya saja yang berhasil mencetak brace. Pasalnya, ada juga gol dari tendangan pemain timnas pada menit ke-50 dan menit ke-82. Gol pada menit ke-50 dicetak oleh Pratama Arhan, sementara gol pada menit ke-82 berhasil dicetak oleh Elkan Baggott.

Melalui adanya tendangan tersebut, timnas Indonesia berhasil mengamankan tiket untuk melaju ke babak semifinal. Kemudian tim Harimau Malaya harus merelakan diri untuk tersisih pada babak di liga grup B piala AFF 2020. Sementara itu, Shin Tae Yong sendiri mengakui bahwa dirinya menyusun taktik adaptif untuk timnas Indonesia selama berlangsungnya AFF Suzuki Cup 2020 sehingga para lawan dapat dipusingkan.

Akan tetapi, pada kenyataannya bukan hanya lawan saja yang merasa pusing, melainkan juga timnas Indonesia sendiri. Ia mengungkapkan bahwa “Kalau mengubah formasi, lawan akan sulit membaca dan menganalisa. Namun, kami pun sebenarnya kesulitan jika selalu mengubah formasi.” Hal tersebut diungkapkan oleh Shin Tae Yong pada jumpa pers virtual yang dilangsungkan setelah laga dengan Malaysia. Itulah berita sepakbola indonesia terbaru di ajang piala AFF 2020.